Cara Install PowerDNS dan Poweradmin di CentOS 7

Install PowerDNS dan Poweradmin di CentOS 7

PowerDNS adalah nameserver autoritatif advanced dengan performansi tinggi dengan sejumlah backend. Selain file-file konfigurasi BIND polos, PDNS membaca informasi dari MySQL, Oracle, PostgreSQL dan banyak database lainnya. Backends dengan mudah dapat ditulis dalam bahasa apapun. Selain itu PowerDNS adalah open source dan mempunyai kinerja tinggi. PowerDNS juga berjalan pada banyak sistem GNU / Linux, Unix, dan Mac OS X. PowerDNS ditulis menggunakan bahasa C ++, dan dirilis di bawah GPLv2.

Dalam tutorial ini, saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana menginstal dan mengkonfigurasi server PowerDNS dengan server database MariaDB sebagai Backend dan menggunakan Poweradmin untuk manajemen DNS.


Requirments


  • CentOS 7 server
  • Root privileges (Akses Root)

Daftar Isi


  • Install EPEL dan Remi Repositories
  • Install dan konfugrasi MariaDB
  • Install PowerDNS
  • Install Poweradmin
  • Poweradmin Post-Installation
  • Membuat Sample Zone

Step 1 – Install EPEL dan Remi Repositories


Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah menginstal repositori EPEL dan instalasi REMI untuk PHP 7.2.

Instal repositori EPEL dan PHP Remi menggunakan perintah berikut.

yum -y install epel-release
 yum -y install http://rpms.remirepo.net/enterprise/remi-release-7.rpm

lalu, instal paket ‘yum-utils’.

yum -y install yum-utils

Dan aktifkan repositori PHP 7.2 Remi menggunakan perintah berikut.

yum-config-manager --enable remi-php72

Step 2 – Install dan Konfigurasi MariaDB


Server PowerDNS memiliki dukungan untuk backend yang berbeda, termasuk server database MySQL / MariaDB. Dan untuk tutorial ini, saya menggunakan MariaDB sebagai backend.

Instal MariaDB menggunakan perintah yum berikut.

yum -y install mariadb mariadb-server

Setelah instalasi selesai, jalankan MariaDB dan tambahkan ke booting startup.

systemctl start mariadb
 systemctl enable mariadb

Selanjutnya, kita akan mengkonfigurasi kata sandi root untuk MariaDB menggunakan perintah.

mysql_secure_installation

Dan Anda akan diminta untuk mengkonfigurasi kata sandi root dari server database. Ketik ‘Y’ untuk mengatur kata sandi root dan masukan kata sandi yang Anda inginkan.

Set root password? [Y/n] Y
 New password: 
 Re-enter new password: 

Remove anonymous users? [Y/n] Y
Disallow root login remotely? [Y/n] Y
Remove test database and access to it? [Y/n] Y
Reload privilege tables now? [Y/n] Y

Anda telah berhasil menginstal server database MariaDB dan mengatur kata sandi root.

Selanjutnya, kita akan membuat database dan pengguna baru untuk instalasi PowerDNS

Masuk ke mysql dengan perintah berikut.

 mysql -u root -p

Lalu kita membuat database baru untuk PowerDNS menggunakan perintah.

create database powerdns;

grant all privileges on powerdns.* to pdns@localhost identified by 'pdnspassword2018';

flush privileges;

use powerdns;

Setelah itu, buat struktur tabel untuk database PowerDNS dengan menjalankan query MySQL berikut di bawah ini.

use powerdns;
 
 CREATE TABLE domains (
   id                    INT AUTO_INCREMENT,
   name                  VARCHAR(255) NOT NULL,
   master                VARCHAR(128) DEFAULT NULL,
   last_check            INT DEFAULT NULL,
   type                  VARCHAR(6) NOT NULL,
   notified_serial       INT DEFAULT NULL,
   account               VARCHAR(40) DEFAULT NULL,
   PRIMARY KEY (id)
 ) Engine=InnoDB;
 
 CREATE UNIQUE INDEX name_index ON domains(name);
 
 
 CREATE TABLE records (
   id                    BIGINT AUTO_INCREMENT,
   domain_id             INT DEFAULT NULL,
   name                  VARCHAR(255) DEFAULT NULL,
   type                  VARCHAR(10) DEFAULT NULL,
   content               VARCHAR(64000) DEFAULT NULL,
   ttl                   INT DEFAULT NULL,
   prio                  INT DEFAULT NULL,
   change_date           INT DEFAULT NULL,
   disabled              TINYINT(1) DEFAULT 0,
   ordername             VARCHAR(255) BINARY DEFAULT NULL,
   auth                  TINYINT(1) DEFAULT 1,
   PRIMARY KEY (id)
 ) Engine=InnoDB;
 
 CREATE INDEX nametype_index ON records(name,type);
 CREATE INDEX domain_id ON records(domain_id);
 CREATE INDEX recordorder ON records (domain_id, ordername);
 
 
 CREATE TABLE supermasters (
   ip                    VARCHAR(64) NOT NULL,
   nameserver            VARCHAR(255) NOT NULL,
   account               VARCHAR(40) NOT NULL,
   PRIMARY KEY (ip, nameserver)
 ) Engine=InnoDB;
 
 
 CREATE TABLE comments (
   id                    INT AUTO_INCREMENT,
   domain_id             INT NOT NULL,
   name                  VARCHAR(255) NOT NULL,
   type                  VARCHAR(10) NOT NULL,
   modified_at           INT NOT NULL,
   account               VARCHAR(40) NOT NULL,
   comment               VARCHAR(64000) NOT NULL,
   PRIMARY KEY (id)
 ) Engine=InnoDB;
 
 CREATE INDEX comments_domain_id_idx ON comments (domain_id);
 CREATE INDEX comments_name_type_idx ON comments (name, type);
 CREATE INDEX comments_order_idx ON comments (domain_id, modified_at);
 
 
 CREATE TABLE domainmetadata (
   id                    INT AUTO_INCREMENT,
   domain_id             INT NOT NULL,
   kind                  VARCHAR(32),
   content               TEXT,
   PRIMARY KEY (id)
 ) Engine=InnoDB;
 
 CREATE INDEX domainmetadata_idx ON domainmetadata (domain_id, kind);
 
 
 CREATE TABLE cryptokeys (
   id                    INT AUTO_INCREMENT,
   domain_id             INT NOT NULL,
   flags                 INT NOT NULL,
   active                BOOL,
   content               TEXT,
   PRIMARY KEY(id)
 ) Engine=InnoDB;
 
 CREATE INDEX domainidindex ON cryptokeys(domain_id);
 
 
 CREATE TABLE tsigkeys (
   id                    INT AUTO_INCREMENT,
   name                  VARCHAR(255),
   algorithm             VARCHAR(50),
   secret                VARCHAR(255),
   PRIMARY KEY (id)
 ) Engine=InnoDB;
 
 CREATE UNIQUE INDEX namealgoindex ON tsigkeys(name, algorithm);
 
 quit;

Step 3 – Install PowerDNS


Instal PowerDNS dan semua paket yang dibutuhkan menggunakan perintah berikut.

yum -y install pdns pdns-backend-mysql bind-utils

Setelah menginstal paket PowerDNS, buka direktori ‘/ etc / pdns /’ dan edit file konfigurasi ‘pdns.conf’ menggunakan vim editor.

cd /etc/pdns/
 vim pdns.conf

Secara default, PowerDNS menggunakan ‘bind’ sebagai backend. Jadi, ketik ‘#’ di depan konfigurasi ‘launch = bind’ dan masukan konfigurasi MySQL backend seperti di bawah ini.

#launch=bind

launch=gmysql
gmysql-host=localhost
gmysql-user=pdns
gmysql-password=pdnspassword2018
gmysql-dbname=powerdns

Save dan close.

Sekarang mulai layanan pdns dan tambahkan ke waktu booting startup.

systemctl start pdns
 systemctl enable pdns

Setelah itu, tambahkan layanan DNS ke firewall.

firewall-cmd --add-service=dns --permanent
 firewall-cmd --reload

Periksa layanan PowerDNS apakah telah aktif dan berjalan menggunakan perintah berikut.

netstat -tap | grep pdns
 netstat -tulpn | grep 53
 dig @10.9.9.10

Hasilnya, Anda akan melihat layanan dns aktif dan berjalan pada port 53 dan mendapatkan respons dari server PowerDNS.


Step 4 – Install Poweradmin


Pada langkah ini, kita akan menginstal manajemen DNS untuk PowerDNS yang disebut ‘Poweradmin’. Poweradmin adalah aplikasi web berbasis PHP, jadi kita perlu menginstal PHP dan server web untuk menjalankannya.

Instal server web httpd dan paket PHP menggunakan perintah berikut.

yum -y install httpd php php-devel php-gd php-imap php-ldap php-mysql php-odbc php-pear php-xml php-xmlrpc php-mbstring php-mcrypt php-mhash gettext

Setelah instalasi, kita perlu menginstal paket PHP Pear tambahan. Menggunakan perintah berikut.

yum -y install php-pear-DB php-pear-MDB2-Driver-mysqli

Setelah instalasi httpd dan PHP selesai, mulai layanan httpd dan tambahkan ke waktu booting startup.

systemctl start httpd
 systemctl enable httpd

Selanjutnya, buka direktori ‘/ var / www / html’ dan unduh source code poweradmin.

cd /var/www/html/
 wget http://downloads.sourceforge.net/project/poweradmin/poweradmin-2.1.7.tgz

Ekstrak file poweradmin dan ganti nama.

tar xvf poweradmin-2.1.7.tgz
 mv poweradmin-2.1.7/ poweradmin/

Setelah itu, tambahkan protokol HTTP dan HTTPS ke firewall.

firewall-cmd --add-service={http,https} --permanent
 firewall-cmd --reload

Selesai.


Step 5 – Poweradmin Post-Installation


Buka browser web Anda dan ketik alamat IP server ”
http://ipserver/poweradmin/install/ ” untuk melanjutkan instalasi.

Pilih bahasa yang ada inginkan.

Isi sesuai dengan yang telah kita buat tadi.

isi lalu klik tombol ‘Go to Step 5’.

Buka lagi server terminal Anda, masuk dengan pengguna root dan kata sandi. Kemudian jalankan query MySQL seperti dibawah ini.

mysql -u root -p
 PASSWORD
 
 GRANT SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE
 ON powerdns.*
 TO 'beruang'@'localhost'
 IDENTIFIED BY 'beruang123';

Sekarang kembali ke browser web dan klik tombol ‘Go to Step 6’.

Kembali ke server terminal, buka direktori ‘/ var / www / html / poweradmin’ dan buat file konfigurasi baru ‘inc / config.inc.php’.

cd /var/www/html/poweradmin
 vim inc/config.inc.php

Sekarang masukan skrip PHP dibawah ini ke config.inc.php

<?php

$db_host                = 'localhost';
$db_user                = 'beruang';
$db_pass                = 'beruang123';
$db_name                = 'powerdns';
$db_type                = 'mysql';
$db_layer               = 'PDO';

$session_key            = 'xTNxUiXIu320Z@N=uetwJeD2#uApgO)2Ekj+S#oN1Khhoj';

$iface_lang             = 'en_EN';

$dns_hostmaster         = 'server.beruangutan.com';
$dns_ns1                = 'ns1.beruangutan.com';
$dns_ns2                = 'ns2.beruangutan.com';

Simpan dan tutup, lalu kembali ke browser dan klik selesai.

Dan instalasi telah selesai.

Untuk masuk ke dasbor Poweradmin menggunakan URL seperti di bawah ini.

http://ipserver/poweradmin/

Demikianlah tutorial Cara Install PowerDNS dan Poweradmin di CentOS 7. Semoga artikel ini dapat membantu Anda. 
Terimakasih.


Refrensi:


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *